Penyamaran Sang Pendosa

 ACT : 1

AWAL DARI SANDIWARA


 500 tahun sudah berlalu, derap langkah menari nari di atas panggung sandiwara. Memerankan sebuah peran penting diatas panggung itu, tidak mungkin tidak ada yang tahu mengenai furina, sang hydro archon di wilayah fontaine. Tidak mungkin pelacong dari negara lain akan mengerti mengapa sang archon atau dewa yang ada disana dianggap sebagai " bintang besar " kecuali mereka yang pernah menginjakkan kaki nya ke dalam Opera Epiclese. Baik pentas ataupun pengadilan, furina selalu akan duduk di takhta nya di atas penonton. Sorak sorai terdengar di satu ruangan itu, rasa penasaran atau keingin tahuan para penonton tentang sikap jenaka furina apa yang akan ada disana. Apakah hal hal konyol yang akan di utarakan oleh furina atau meninggalkan ruangan karena merasa bosan ?, suasana itu membuat kesan yang kuat daripada aksi diatas panggung. Diketahui juga furina cukup lebih populer daripada keadilan yang mutlak yang diwakili neuvilette.

 Namun kini kebahagiaan yang furina rasakan perlahan lahan akan hilang, semua yang ia lakukan untuk warganya. Menghibur para warganya dengan tingkah jenakan nya kini berubah menjadi rasa takutnya sendiri akan terbongkarnya identitas asli nya. Dia benar benar memainkan perannya sebagai Archon di negara itu meyakinkan banyak warga nya bahwa dialah sang dewa air yang memerintahkan wilayah itu. Di dalam ruangan sepi dan sunyi itu dia terduduk di atas lantai yang dingin seraya rasa takut, sedih dan kesepian menyelimutinya. furina berguman pelan 

" Berapa lama lagi ?..aku harus memainkan sandiwara ini...bagaimana jika mereka mengetahui identitas asli ku bahwa aku bukanlah sang archon yang asli.. Apakah rencana yang dia buat akan berhasil untuk menghentikan ramalannya? "

 Rasa takut itu benar benar menyelimutiku layaknya jurang tanpa dasar, aku hanya menangis disana mempertanyakan hal hal itu terus menerus. Di keesokan harinya aku melakukan hal hal yang biasa aku lakukan setiap harinya, menghabiskan waktunya di tempat Opera Epiclese. Beberapa orang disana mulai membicarakan hal hal tentang ramalan, bagaimana mereka menghentikan hal itu terjadi. mereka mulai menanyakan itu kepada ku.

Orang 1 : "Bagaimana kita bisa menghentikan ramalan itu ? ramalan itu benar benar akan terjadi, pasang surut air sudah mulai naik. Kita bisa benar benar celaka ! "

Furina : terkekeh " haha! tenang saja ramalan itu masih bisa aku atasi kok, jadi kalian tidak usah takut akan hal tersebut ! "

Orang 2 :" Benarkah ? huft saya jadi agak lega kalau begitu"

Furina :" iya kalian jangan khawatir ini sudah menjadi tugasku sebagai tanda keadilan!"

  Senyuman dan ucapan positif ku lontarkan menenangkan mereka walaupun itu hanya sebatas sandiwara ku dalam memainkan peran ini. Ramalan itu akan terjadi diwilayah itu, ramalan itu berisi "Semua wilayah fontaine akan ditenggelamkan, para warga akan dilarutkan ke dalam air primodial untuk menembuskan dosa mereka menyisakan sang archon duduk di atas takhta nya sambil menangis tersedu sedu", tentu saja itu terjadi karena tahtanan langit atau celestial memberikan hukuman atas tindakan yang dilakukan pada archon sebelumnya. Tahtanan langit ini mengatur semua wilayang yang berada di tevyat. Aku sudah memiliki tekad untuk menghentikan semua ini walau rasa sedih, kesendirian, takut dan semua emosi negatif menerjangku aku harus tetap berpegang teguh untuk menyelamatkan mereka walau tersiksa dengan semua hal yang berat menimpaku. Kini aku duduk di atsa takhta ku dengan percaya diri menanti persidangan yang ada disana tentang hilangnya para wanita yang ada difontaine. Kasus ini belum pernah diselesaikan karena sang pelaku utama yang cukup pandai menyembunyikan dirinya. Persidangan resmi dimulai, sang hakim fontaine bernama neuvilette menyatakan sidang itu bermulai dan para tersangka kini berdiri di atas panggung.

 Aku mulai menunjuk dan mengatakan bahwa childe adalah sang pelaku tanpa adanya bukti sama sekali.

Furina : " ya aku pikir childe pelaku nya kan sebagai kita tahu bahwa dia termasuk dalam organisasi jahat itu bukan, fatui harbinger ?"

Childe :" atas dasar apa kamu langsung seenaknya menuduh ku seperti itu? emangnya kamu memiliki bukti ?"

Furina: sudah ku bilang kan, kau itu termasuk fatui harbinger itu adalah organisasi yang melakukan kejahatan itu sudah jelas bukan ?"

Childe :" tapi aku tidak tahu apa yang terjadi di kasus ini !"

Neuvilette : " ulasan furina cukup masuk akal, mengenai kau memang anggota dalam organisasi itu."

 Suara para pennton dari tempat duduk nya kini terdengar, mereka setuju akan ungkapan yang aku lontarkan dipersidangan itu dengan bangga. Namun ada seseorang yang membantahnya mengatakan bahwa childe tidak bersalah. Dia adalah traveler dari faksi hukum childe di persidangan itu.

Traveler :"Childe tidak bersalah, pelaku utamanya adalah Marcas atau yang bisa disebut vecher. dialah orang yang menyebabkan para wanita difontaine menghilang. Karena ia melakukan uji coba terhadap mereka dan melarutkan mereka untuk mengembalikan orang yang dia sayangi yang telah larut didalam air primodial.

 Sang hakim pun kini mulai menggunakan sebuah mesin penimbangan yang ada di ruangan itu, menyatakan siapakah yang bersalah dari kedua orang tersebut, hasilnya pun keluar para 2 tersangka itu di nyatakan bersalah namun pelaku utamanya adalah vecsher dan dijatuhi hukuman yang setimpal atas perilakunya . Childe merasa kesal karena dia tetap dinyatakan bersalah, disana aku merasa lega karena ulasan yang kuberikan itu benar walau bukan dia sang pelaku utama, 3 jam berlalu lama karena perdebatan panjang disidang itu namun karena childe merasa geram dia pun memberontak yang pada akhirnya ia di bawa ke penjara bawah tanah bernama metropride. Sidang pun dinyatakan selesai namun traveler merasa janggal terhadap tingkah laku ku, kni dia meragukan apakah aku sang hydro archon yang asli ? kenapa aku bersikap tidak seperti archon di wilayah lain .


ACT : 2 

TERUNGKAP SEBUAH KEBENARAN ?


  Ini merupakan hari yang menjadi mimpi buruk ku, hal yang benar benar yang tidak aku ingin kan ini terjadi. Di saat aku berada di belakang panggung, derap sunyi yang kurasakan disana rasanya aku benar benar sendirian di ruangan ku. Mulai menghentikan sandiwaraku, memeluk diriku sendiri dalam kesunyian itu namun tanpa aku sadari sang traveler masuk keruangan ku. aku mendoogak kaget saat melihat kehadirannya lalu mulai melakukan sandiwara ku seperti biasa. Dengan gugup aku menanyakan ada apa dia keruanganku.

Furina:" hah!...a-ada kepentingan apa kau keruangan ku ? tidak mengetuk pintu pula !"

traveler :" aku agak janggal terhadap tingkah mu ini ? apakah kau benar benar sang archon atau hanya berpura pura ?"

Furina :"a-aku benar benar archon kok! k-kenapa kamu meragukan ku ?"

traveler : benark-"

 Tak sempat melanjutkan pembicarannya tiba tiba ruangan iitu berpindah di atas panggung penghakiman, terlihat semua orang ada disana, mendengar percakapan mereka dan mulai meragukan furina. Tempat itu berpindah karena ada sang pesulap bernama lyney yang memindahkan hal itu. Kesampingkan hal itu, aku tak mau hal hal yang sudah ku usahkan ini hancur begitu saja membuat pembelaan terhadap diriku sendiri.

Furina :"semuanya atau siapapun aku benar benar archon kalian yang asli "

Orang 1 :" sudahlah kenyataannya kau berpura pura dan menipu kami selama ini ! ini tidak bisa dimaafkan"

 Suara kecewa dari para orang yang ada disana menyelimuti ruangan, aku masih bersikeras untuk meyakinkan mereka namun rasa kecewa mereka terlalu kuat aku pun terduduk kelantai masih terus berguman kalimat yang ku ucapkan tadi. Rasa putus asa ini mulai memengaruhi pikiran ku perlahan lahan. Alat penghakiman ini mulai menyatakan aku bersalah dan mengukapkan hukumannya.

neuvilette :"menurut hasil dari keadilan furina sang hydro arhon akan dijatuhi hukuman eksekusi mati"

Furina :" jadi ini akhir dari semuanya ya ?..benar benar menyedihkan"

 Tanpa disadari ari mata kini berlinang melewati pipiku, semuanya hancur usahaku kini sia sia selama ini aku terus bersandiwara untuk menyelamatkan mereka namun pada akhirnya akan seperti ini ?. Pasang air laut kini mulai menaik ramalan itu benar benar terjadi . Disini aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan hanya termenung diam.Sang traveler menyadari bahwa aku memiliki sebuah penjelasan kini membutuhkan jawaban dari itu.

Traveler :" aku benar benar masih butuh jawabannya, pasti dia tahu akan hal in"

 Hendak menghampiri ku mereka dibawa ke suatu tempat yang lain karena kekuatan dari alat penghakiman itu membawa mereka, disisi lain neuvilette dibawa ke sebuah panggung yang sama seperti sidang, benda benda disana tidak beraturan dan beterbangan entah di atas udara. di panggung yang ksng itu hanya satu orang berdiri disana menunggu kehadirannya namun anehnya diatasnya terdapat pedang yang menghunus tajam ke arah wanita atau orang yang berdiri disana 

Neuvilette :" siapakah kamu ? kenapa kamu mirip sekali dengan furina ?"

Focalor : aku Focalor ya yang banyak orang tahu dewa atau archon yang asli"

Neuvilette :" namun mengapa kamu ada disini ?"

Focalor :" tentu karena untuk menghentikan ramalan yang terjadi di wilayah ini"

 Focalor menjelaskan recananya untuk menipu sang tahtanan langit untuk menyelamatkan sekaligus membebaskan para warga fontaine dari pada dosa asal mereka dengan cara mengeksekusi takhtanya sebagai archon dan mengembalikan kekuatan sang hydro dragon yaitu neuvilette, itu ia lakukan engan cara mengumpulkan sejumlah kekuatan dari mesin penghakiman atau oratrice dalam bentuk indemium yang membuat pedang itu terbentuk. ia juga memisahkan sisi kemanusiannya menjadi furina saat ini, dia sangat menginginkan hidup seperti manusia normal namun ia tahu dia tidak akan bisa menjadi manusia normal. Lalu dia mengutuk furina untuk bisa hidup dalam jangka lama, waktu demi waktu berjalan kini eksekusi nya sudah dekat.

Focalor :" aku menemui rasa takut didalam diriku, bertatapan langsung dengan kematian"

Neuvilette :" kau melakukan hal ini selama 500 tahun, aku benar benar tidak bisa menyangka hal ini akan terjadi "

Focalor :" keputusan ku sudah bulat. baiklah selamat tinggal neuvillette aku harap kau menikmati peran mu selama 500 tahun ini"

 Focalor mulai menari nari di sekitar panggung itu menunggu waktu eksekusinya. Disisi lain furina juga ikut menari nari di atas panggung sandiwaranya mengakhiri peran yang ia lakukan dengan baik dan menutup hal itu. Disaat tarian itu sudah selesai langkah terakhir nya itu memberi penghrmatan terakhir dan pedang itu jatuh tepat di atas focalor dan kekuatannya diberikan ke neuvilette. Kini tugasku sudah selesai, dia atas panggung ini selama 500 tahun mulai melepaskan topi ku sebagai tanda akhir dari semua sandiwara ini. Pada akhirnya Neuvilette menghentikan ramalan itu dengan kekuatannya membebaskan semua warga fontaine dari dosa mereka di masa lampau. Kini kutukkan yang terjadi pada ku sudah hilang sepenuhnya dan aku menjadi manusia normal. Tapi bisakah aku melangkah ke depan ? ke era baru fontaine tanpa adanya dewa yang mengatur wilayah nya. Itu cukup sulit untukku kembali keposisi awalku dan aku masih terbayang bayang dengan peran ku saat itu. Fontaine kini sudah terbebas dari ramalannya dan furina berusaha untuk menjadi dirinya sendiri kali ini, mereka sumua sudah hidup tentram dan damai tanpa kehadiran sang archon.


[TAMAT]








Komentar